Atasan Ayah Saya Almarhum….


By Granitawati Jaka Santi

Oom Beni yang kukenal sejak lahir sampai dewasa tepatnya umur 47 tahun adalah sosok yang selalu hadir di setiap pembicaraan Alm Bapak Soedjadi Sastrosoegito. Beliau adalah sosok yang oleh aku dan Bapak Soejadi almarhum kagumi sebagai atasan.

Oom Beni-lah yang mengajak Bapak Soedjadi ke Soroako pindah dari Direktorat Geologi ke PT INCO (sekarang PT Vale Indonesia) perusahaan tambang asal Canada yang berinvestasi ke Indonesia dan kemudian menjadi pabrik Nickel terbesar di Indonesia.

Photo diatas diambil tanggal 17 Agustus tahun 1978  dalam rangka merayakan hari kemerdekaan RI di Soroako. SMP Singkole mengadakan Carnaval, dimana Nita Sujadi menjadi pengungsi kemerdekaan disitu. (dari Kiri Bp. Djalil Nasution, Bp. Sujadi S, Yuyun, Bp. Beni Wahju, Nita, Ibu Sujadi, Rudy). Kesan dari photo ini adalah terlihat bagaimana kekeluargaan ada diantara Oom Beni, Bapak Sujadi dan Bapak Djalil Nasution, terlihat akrabnya atasan dengan keluarga anak buahnya.

Sosok Oom Beni kembali hadir dalam hidupku ketika aku merambah ke dunia Mining belasan tahun kemudian, dimana aku mulai belajar bagaimana dan apa saja yang sudah dikerjakan oleh Bapak Sujadi Alm. Dan terutama rasa penasaran apa saja yang sudah para geologist-geologist itu kerjakan. Ternyata Geologist pada suatu perusahaan tambang amat berjasa dalam menemukan deposit dan dimana deposit tersebut dapat menjadi satu proyek besar pertambangan yang membuka lapangan pekerjaan juga memajukan daerah-daerah terpencil seperti Soroako yang sekarang sudah terkenal. Semua rasa penasaran itu akhirnya makin terbuka ketika pada tahun 2004.

Aku memulai karier sebagai Government Relation dan yang makin membuat aku kagum adalah jasa Oom Beni yang membuat industry pertambangan Indonesia maju, dengan organisasi Indonesian Mining Association (IMA) dan partisipasi beliau dari segala sisi untuk pertambangan Indonesia. Beliau yang punya pengetahuan luas dalam pertambangan dan network yang luas juga menjadi jembatan antara para investor dan pemerintah Indonesia.

Nama besar beliau selalu terdengar di setiap langkah, di setiap meeting yang aku hadiri, dimana pada saat aku memulai karier, banyak belajar mengenai pertambangan dan yang lebih senang lagi setiap kali beliau ketemu aku di departemen pertambangan, beliau selalu dengan senang hati memperkenalkan kepada orang-orang pertambangan bahwa aku adalah anaknya, yang membuat urusanku dengan orang-orang di pertambangan menjadi lebih mudah karena aku kenal sama Bpk. Beni Wahju. Selalu terharu sama sikap Oom Beni yang begitu tulus mendukung aku di dunia pertambangan.

Beliau secara diam-diam selalu mengamati semua anak-anak karyawan ex Inco yang mana yang berhasil yang mana yang jadi apa, semuanya di apresiasi oleh beliau dan photo ini menunjukkan betapa beliau orang yang tidak pilih kasih, untuk beliau anak-anak dari karyawan ex Inco sudah seperti anak beliau juga.

Setiap kali melihat photo ini aku merasa begitu terharu dengan tulusnya beliau menganggap kami anak-anak beliau. Tidak ada satu katapun yang bisa menggambarkan rasa bangga aku yang dianggap beliau sebagai anak perempuan beliau.

Beni Wahju : no discrimination…all are my adopted daughters……February 22, 2011 at 5:17pm

Satu photo lagi yang membuat aku semakin bangga adalah dimana diadakan reuni yang sukses Malili Matano Makassar kita sebut M3 Reuni untuk karyawan-karyawan ex Inco, yang diadakan di Kebun Raya Bogor tanggal 27 February 2011. Aku difoto diantara Boss Inco Pioneer dan Boss Inco tahun saat itu Bpk. Tony Wenas.

Akhir kata, aku menggambarkan sosok Oom Beni adalah : Tauladan seorang atasan bagaimana bersikap terhadap anak buahnya dan juga keluarga karyawan. Atasan pemersatu dan penjembatan yang hebat. Tauladan seorang Bapak yang ingin selalu anak-anaknya maju dan sukses bahkan anak-anak karyawan yang beliau kenal, semua generasi ke-2 anak-anak karyawan Ex Inco. Tauladan seorang Geologist dan juga economic Geologist sebagai penjembatan investor dan pemerintah Indonesia dimana beliau banyak berjasa membuka proyek dan menyediakan lapangan pekerjaan di dunia tambang.

Oom Beni, Nita tahu Oom sudah bahagia di alam sana dan semoga memori tentang Oom dan tauladan yang Oom tinggalkan kepada kami kami generasi ke 2 anak2 karyawan Ex Inco selalu ada dalam hati kami semua. Nita bangga karena kenal Oom Beni mulai dari kecil sampai dewasa, sehingga bisa mengatakan bahwa Oom Beni adalah sudah seperti seorang Bapak untuk Nita.

One thought on “Atasan Ayah Saya Almarhum….

  1. Reuni Sukses Ex Inco di Kebun Raya Bogor 27 February 2011, adalah hasil karya dari Oom Beni dengan seluruh panitia terdiri dari anak2 Karyawan Ex Inco, kami semua Generasi 2 dibimbing oleh Beliau untuk menata Reuni sehingga terbilang menjadi Reuni yang paling berhasil dan ter organize dengan baik, terima kasih Oom Beni yang sudah membimbing seluruh anak2 Karyawan Ex Inco Generasi 2 (G2) sehingga bisa mempersembahkan Reuni yang tak terlupakan untuk para Orang tua kami termasuk di dalamnya Guru2 kami yang tercinta.

    Sincerely
    Granitawati Jaka Santi (Nita Sujadi)

Leave a comment