By Yani Handoko
1965, ketika awal saya mengenal keluarga Oom Benny, umur saya baru kira-kira setahun pada saat itu. Kami tinggal di kompleks yg sama di daerah Buah Batu Bandung. Menurut cerita mama saya sering datang berkunjung ke rumah tante Soffie.
1971, kami tinggal di sebuah desa kecil di Malili, Sulawesi Selatan dan kami menjadi bagian dari keluarga besar PT INCO, tidak banyak yang saya ingat ketika itu tapi yang jelas sepanjang ingatan saya Oom Benny almarhum adalah sosok ayah yang baik dan penyayang bagi keluarganya dan juga orang-orang disekelilingnya.
1995, saat ayah saya wafat ada satu hal yg tidak pernah saya lupakan, ketika proses pemakaman selesai, sambil merangkul saya Oom Benny berkata “Yan, kalau kamu dan adik-adik ada masalah atau membutuhkan sesuatu jangan segan-segan datang atau menghubungi Oom ya“. Saya sangat terharu dengan perhatian beliau kepada saya dan adik-adik, saya tidak pernah menyangka beliau akan berpesan demikian.
Sikap beliau bukan hanya sebagai sahabat yang baik bagi almarhum ayah saya, namun juga seorang ayah yang baik dan bertanggung jawab bagi semua anak-anak ex INCO.
2012, Oom Benny menghadap Yang Maha Kuasa, semua kenangan indah, budi baik Beliau tidak akan pernah pudar namun akan selalu bersemi sepanjang masa dan sebagai generasi penerusnya, Oom Benny alm patut kita teladani.
Selamat jalan Oom….. Kami semua sangat yakin bahwa Oom akan berada di tempat yg terindah di sisinya.
Amin…….

